Biak – Warga Muhammadiyah di Kabupaten Biak Numfor mulai melaksanakan ibadah salat tarawih berjemaah pada malam hari ini. Kegiatan ibadah ini menandai dimulainya rangkaian bulan suci Ramadan bagi jemaah Muhammadiyah di wilayah tersebut. Selain itu, pengurus masjid telah menyiapkan fasilitas pendukung guna menyambut kedatangan para jemaah dengan sangat baik. Oleh karena itu, suasana di dalam masjid tampak sangat khusyuk sejak pelaksanaan salat Isya dimulai.
Antusiasme Jemaah dalam Menyambut Ramadan
Pada awalnya, para jemaah mulai memadati area utama masjid beberapa menit sebelum azan Isya berkumandang. Maka, shaf salat terlihat terisi penuh oleh kaum laki-laki, perempuan, hingga anak-anak yang antusias beribadah. Meskipun kapasitas masjid cukup terbatas, namun panitia mampu mengatur saf dengan sangat rapi dan tertib. Sehingga, seluruh jemaah dapat mengikuti rangkaian salat tarawih dengan penuh kenyamanan serta ketenangan.
Kemudian, imam masjid memberikan ceramah singkat mengenai pentingnya menjaga niat selama berpuasa sebulan penuh. Sebab, bulan Ramadan merupakan momentum yang sangat tepat untuk memperkuat iman serta ketakwaan kepada Tuhan. Oleh sebab itu, para jemaah tampak menyimak pesan-pesan keagamaan tersebut dengan penuh perhatian dan rasa haru. Tentu saja, momen ini menjadi sarana silaturahmi yang sangat berharga bagi seluruh warga Muhammadiyah di Biak.
Persiapan Fasilitas dan Keamanan Masjid
Baca juga:Persita vs PSBS Biak: Laga Krusial Pekan 21
![]()
Selanjutnya, pihak keamanan internal masjid bekerja sama dengan aparat setempat guna menjaga ketertiban di area parkir. Sebab, kenyamanan para jemaah saat beribadah merupakan prioritas paling utama bagi jajaran pengurus Muhammadiyah Biak. Oleh karena itu, petugas melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar masjid untuk mencegah terjadinya kemacetan jalan. Bahkan, panitia juga menyediakan air minum gratis bagi jemaah yang membutuhkan kesegaran setelah selesai beribadah.
Saat ini, kondisi di lingkungan masjid tetap terjaga dengan sangat aman serta kondusif bagi seluruh warga. Bahkan, semangat kebersamaan jemaah Muhammadiyah di daerah pesisir ini terlihat semakin kuat setiap tahunnya. Sebagai tambahan, pengurus masjid berencana menggelar kegiatan tadarus Al-Qur’an secara rutin setiap malam setelah salat tarawih. Sehingga, syiar Islam di wilayah Kabupaten Biak Numfor akan terasa semakin hidup sepanjang bulan suci ini.
Harapan bagi Kedamaian Umat di Tanah Papua
Sebagai kesimpulan, pelaksanaan salat tarawih perdana ini mencerminkan semangat religiusitas warga Muhammadiyah yang sangat tinggi. Di sisi lain, nilai-nilai toleransi antarumat beragama di Biak juga terus terjaga dengan sangat harmonis dan damai. Akhirnya, kita semua berharap agar seluruh rangkaian ibadah Ramadan tahun ini berjalan lancar hingga hari kemenangan. Pastinya, semangat persaudaraan akan selalu menjadi fondasi utama dalam membangun kehidupan bermasyarakat di Papua.















