Info Biak – Snapmor, tradisi menangkap ikan secara massal saat air laut surut, menarik ribuan warga dari berbagai kampung untuk memadati Pantai Kampung Urfu, Kabupaten Biak Numfor, Papua, pada Rabu (2 Juli 2025) sore. Atraksi budaya ini menjadi bagian dari rangkaian Festival Biak Munara Wampasi (BMW) 2025 dan berlangsung dengan penuh antusiasme.

Tradisi Snapmor digelar sebagai simbol kebersamaan masyarakat pesisir Biak yang masih menjaga kearifan lokal dalam memanfaatkan hasil laut secara berkelanjutan.
Snapmor Jadi Atraksi Favorit Festival BMW 2025
Kepala Dinas Pariwisata Biak, Onny Dangeubun, menyatakan bahwa Snapmor merupakan salah satu acara unggulan Festival BMW 2025. Menurutnya, acara ini tak hanya sarat makna budaya, tetapi juga menjadi magnet bagi wisatawan.
“Kami menargetkan perputaran uang selama festival ini bisa mencapai Rp6 miliar, karena melibatkan banyak pelaku UMKM dan masyarakat lokal,” ujar Onny.
Baca Juga : Kapal Tunu Pratama Jaya tenggelam di Selat Bali
Masuk Kharisma Event Nusantara 2025
Asisten Deputi Event Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Reza Pahlevi, mengungkapkan bahwa Festival BMW 2025 telah ditetapkan masuk dalam Program Kharisma Event Nusantara (KEN) 2025. Penetapan ini melalui seleksi ketat dari Kemenparekraf.
“Festival ini punya potensi besar secara ekonomi dan budaya. Diharapkan bisa mendorong kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara ke Biak,” kata Reza.
Rangkaian Acara Festival BMW 2025
Festival Biak Munara Wampasi digelar selama 4 hari (1–4 Juli 2025) dan menampilkan berbagai atraksi budaya dan edukatif. Beberapa kegiatan yang digelar antara lain:
-
Parade perahu adat
-
Parade tarian Wor dan Yospan
-
Musik hiburan dan vocal group
-
Edukasi mangrove dan edukasi kopi
-
Cipta menu pangan lokal
-
Exotic Biak
-
Tur wisata Kepulauan Padaido dan Aimando
-
Apen Beyeren (tradisi jalan di atas batu panas)
-
Snapmor (tradisi menangkap ikan massal)
Ketua Panitia Festival, Hans Yawan, memastikan seluruh kegiatan berlangsung sesuai jadwal dan tetap mengedepankan keamanan serta partisipasi masyarakat adat.
Penutup
Festival Biak Munara Wampasi 2025 kembali menegaskan posisinya sebagai ikon budaya Papua yang layak mendapat sorotan nasional. Dengan semangat pelestarian budaya dan dorongan ekonomi lokal, festival ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat.















