Pendaftaran Sekolah Rakyat 2025 Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Info Biak – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Sosial (Kemensos) resmi membuka pendaftaran Sekolah Rakyat tahun ajaran 2025/2026. Program ini merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto yang memberikan pendidikan gratis dan berasrama bagi anak-anak dari keluarga miskin.
Sekolah Rakyat bertujuan memutus rantai kemiskinan dan membuka akses pendidikan berkualitas untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA, lengkap dengan akomodasi, konsumsi, pembinaan karakter, dan kebutuhan dasar lainnya.
Siapa yang Bisa Daftar Sekolah Rakyat?
Pendaftaran ditujukan khusus bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu, dengan syarat sebagai berikut:
-
Masuk dalam Desil 1 (10 persen keluarga termiskin) atau Desil 2 (11–20 persen) menurut Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
-
Keluarga miskin ekstrem diprioritaskan.
-
Jika kuota belum terpenuhi, peserta dari Desil 3 dapat dipertimbangkan.
-
Orang tua/wali wajib menandatangani surat pernyataan bahwa anak akan menyelesaikan pendidikan.
Baca Juga : Kala anak prasejahtera di Jakarta menyambut Sekolah Rakyat
Tahapan Seleksi
-
Verifikasi Ekonomi
Calon siswa diverifikasi melalui data DTSEN untuk memastikan berasal dari keluarga miskin sesuai kriteria. -
Tes Akademik
Bertujuan mengukur kemampuan belajar dan kesiapan akademis siswa. -
Seleksi Tambahan
Meliputi:-
Psikotes
-
Pemeriksaan kesehatan (status gizi dan pertumbuhan)
-
Tes IQ dan kompetensi dengan lembaga profesional
-
Cara Daftar Sekolah Rakyat 2025
Pendaftaran dilakukan secara daring. Berikut langkah-langkahnya:
-
Isi Formulir Online
Akses tautan resmi Formulir Pendaftaran Sekolah Rakyat 2025. -
Lengkapi Data Pribadi
Masukkan data lengkap calon siswa dan pendaftar, termasuk nomor HP aktif dan lokasi sekolah yang dituju. -
Unggah Surat Pernyataan
Unduh dan unggah surat pernyataan orang tua melalui tautan Surat Pernyataan Sekolah Rakyat. -
Ikuti Tahapan Seleksi
Setelah pendaftaran, panitia akan mengatur jadwal tes dan seleksi lebih lanjut.
Mulai Operasi Juli 2025
Dari total 200 unit, 53 Sekolah Rakyat akan mulai beroperasi Juli 2025, sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025. Masyarakat dapat menghubungi pendamping Kemensos atau memantau kanal resmi untuk info lebih lanjut.
Dengan Sekolah Rakyat, pemerintah berharap membentuk generasi baru dari kalangan tidak mampu yang unggul secara akademik dan berkarakter kuat.





