FBMW 2025 Dapat Dukungan Seychelles, Siap Go Internasional
Info Biak – Festival Biak Munara Wampasi (FBMW) 2025 mendapat dukungan penuh dari komunitas internasional. Dalam pembukaan kegiatan tersebut, Utusan Khusus Presiden Seychelles untuk ASEAN, Duta Besar Nico Barito, menyatakan komitmennya untuk mendorong FBMW menjadi ajang budaya berskala internasional.

Dalam sambutannya, Selasa (1/7/2025), Dubes Nico Barito menyatakan bahwa pemerintah Seychelles siap menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor untuk memajukan FBMW. Salah satu bentuk dukungannya adalah dengan mengirimkan tenaga ahli serta membuka akses pasar global bagi promosi FBMW ke dunia luar.
“Kami siap membantu agar festival budaya ini tak sekadar jadi pesta lokal, tapi juga mampu membawa nama Biak mendunia. Pemerintah Seychelles bersedia mengirim tenaga ahli dan membuka jalur promosi internasional,” ujar Nico Barito.
Baca Juga : Menhut serius lakukan evaluasi total terkait keamanan pendakian
Optimisme Menuju 2026: FBMW Siap Tampil Sebagai Festival Internasional
Dukungan tersebut disambut positif oleh Bupati Biak Numfor, Markus Octovianus Mansnembra. Dalam sambutannya, Bupati Markus mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif karena telah memasukkan FBMW 2025 ke dalam agenda Kharisma Event Nusantara (KEN).
Ia juga mengapresiasi dukungan dari Seychelles yang membawa harapan baru agar FBMW bisa menembus skala internasional di tahun mendatang.
“Kami sangat terbuka dan menyambut baik dukungan ini. Jika hanya dilakukan di level lokal, maka festival akan cepat kehilangan daya tarik. Namun, dengan sinyal positif dari Seychelles, kami optimis FBMW 2026 sudah bisa tampil sebagai event internasional,” kata Bupati Markus.
Festival Biak Munara Wampasi ke-10 ini akan digelar selama empat hari dengan beragam kegiatan seperti pertunjukan seni dan budaya, pameran UMKM, lomba tradisional, kuliner lokal, serta hiburan masyarakat. Tujuan utamanya adalah melestarikan budaya lokal, memperkuat jalinan sosial masyarakat, sekaligus mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
FBMW 2025 resmi menjadi bagian dari Kharisma Event Nusantara, yang merupakan agenda unggulan nasional Kemenparekraf RI. Masuknya FBMW dalam KEN menjadi indikator bahwa event ini memiliki nilai strategis dan potensi besar untuk ditingkatkan ke level internasional.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, pusat, dan dukungan mitra internasional seperti Seychelles, FBMW diproyeksikan menjadi ikon budaya Papua yang mampu memperkuat posisi Indonesia dalam diplomasi budaya di kawasan Pasifik dan global.















