Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
BRIMO BRIMO BRIMO BRIMO

Dyah Roro Esti: Potensi Kerja Sama Hijau RI-Selandia Baru Sangat Besar

BRIMO

Info Biak – Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri, membuka peluang kerja sama perdagangan dan ekonomi hijau dengan Selandia Baru. Hal ini disampaikan dalam pertemuan dengan pelaku usaha Selandia Baru yang tergabung dalam ASEAN-New Zealand Business Council (ANZBC) di Auckland, Senin (30/6).

Wamendag ajak pelaku usaha Jepang kolaborasi hadapi tantangan global -  ANTARA News
Dyah Roro Esti: Potensi Kerja Sama Hijau RI-Selandia Baru Sangat Besar

Dyah Roro menyampaikan bahwa di tengah meningkatnya tren proteksionisme dan deglobalisasi, kerja sama dengan mitra strategis seperti Selandia Baru sangat penting untuk memperkuat perdagangan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Sektor perdagangan dan energi terbarukan memiliki potensi besar untuk dieksplorasi guna mendukung perdagangan berkelanjutan di kawasan,” ujar Roro dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (1/7).

Menurut Roro, Indonesia saat ini menjadi kekuatan ekonomi utama di Asia Tenggara dengan pertumbuhan investasi yang signifikan. Realisasi investasi di Indonesia tercatat meningkat sebesar 20,8 persen pada 2024 dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga : Wamendag Roro Esti raih penghargaan Kartini Awards 2025

Selain iklim investasi yang positif, Indonesia juga didukung oleh tenaga kerja muda dan terampil, yang dapat memperkuat inovasi dan mendukung pengembangan ekonomi hijau.

“Kami optimistis bahwa ketahanan ekonomi Indonesia menawarkan prospek bisnis yang menarik bagi investor Selandia Baru,” tambahnya.

Dari pihak ANZBC, disampaikan bahwa Selandia Baru memiliki keunggulan di sektor pertanian, terutama dalam hal infrastruktur dan teknologi. Hal ini membuka peluang besar bagi Indonesia untuk mengekspor produk penunjang pertanian, seperti pupuk dan ban kendaraan pertanian. Serta menjalin kerja sama dalam peningkatan capacity building petani.

Data Perdagangan Indonesia–Selandia Baru:

  • Total perdagangan 2024: USD 1,91 miliar

    • Ekspor Indonesia: USD 682 juta (naik 15%)

    • Impor Indonesia: USD 1,23 miliar (naik 8,97%)

Produk ekspor utama Indonesia ke Selandia Baru meliputi oil-cake, batu bara, serta monitor dan proyektor. Sementara impor utama dari Selandia Baru adalah susu dan krim, radar apparatus, dan mentega.

Kedua negara juga berkomitmen meningkatkan kerja sama melalui Rencana Aksi Kemitraan Komprehensif 2025–2029. Dengan target meningkatkan nilai perdagangan bilateral hingga USD 3,6 miliar pada 2029.

Selain itu, implementasi Protokol Kedua AANZFTA mulai April 2025 juga memperkuat kerja sama di bidang UMKM, perdagangan berkelanjutan, dan akses pasar.

Klik Disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *