Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
BRIMO BRIMO BRIMO BRIMO

Pegunungan Bintang Geger, TNI Gulung Ratusan Pohon Ganja di Ladang Rahasia

BRIMO

TNI Temukan 740 Pohon Ganja Siap Panen di Pegunungan Bintang, Papua — Ladang Tersembunyi di Tengah Perbukitan Terjal

Info Biak- Sebuah operasi patroli rutin yang digelar TNI di wilayah perbatasan Papua berujung pada penemuan mengejutkan. Satuan Tugas (Satgas) Yonif 751/Vira Jaya Sakti berhasil mengungkap ladang ganja tersembunyi di tengah pegunungan terpencil, tepatnya di Dusun Ngutok, Kampung Kabiding, Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, pada Kamis (23/10/2025).

Ladang tersebut tidak main-main — sebanyak 740 pohon ganja siap panen ditemukan tumbuh subur di area yang sangat sulit dijangkau.

Komandan Satgas Yonif 751/Vira Jaya Sakti, Letnan Kolonel Inf Erwan Harliantoro, mengatakan bahwa lokasi penemuan berada di kawasan perbukitan curam yang hanya bisa dicapai dengan berjalan kaki selama dua jam dari jalur utama. Kondisi ini membuat ladang tersebut hampir mustahil terdeteksi tanpa patroli darat yang intensif.

“Ladang tersebut sangat tersembunyi dan tampaknya sengaja dipilih agar terhindar dari pantauan aparat. Tanaman ganja bahkan ditanam berselang-seling dengan tanaman lain untuk menyamarkan keberadaannya,” ujar Erwan dalam keterangan resminya, Jumat (24/10/2025).

Tim TNI awalnya melakukan patroli keamanan rutin untuk memastikan kondisi wilayah perbatasan tetap kondusif. Namun, di tengah perjalanan, mereka mencium aroma menyengat yang mencurigakan. Setelah dilakukan penyisiran, personel mendapati lahan yang ditanami ratusan pohon ganja dengan tinggi mencapai dua meter lebih.

Pegunungan Bintang Geger, TNI Gulung Ratusan Pohon Ganja di Ladang Rahasia
Pegunungan Bintang Geger, TNI Gulung Ratusan Pohon Ganja di Ladang Rahasia

Baca Juga : Persebaya Siap Bangkit! Eduardo Perez Tegaskan Target Tiga Poin Lawan PSBS Biak

Setelah memastikan keamanan lokasi, seluruh tanaman ganja tersebut segera dimusnahkan sebagian di tempat, sementara sisanya diamankan sebagai barang bukti dan diserahkan ke Polres Pegunungan Bintang untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Menurut hasil pemeriksaan awal, dugaan sementara menunjukkan bahwa ladang ganja itu dikelola oleh jaringan lokal yang memanfaatkan kondisi geografis Pegunungan Bintang yang sulit dijangkau.

“Kami menduga para pelaku memanfaatkan keterpencilan wilayah untuk menghindari pengawasan. Namun kami pastikan, tidak ada tempat bagi aktivitas ilegal seperti ini di wilayah perbatasan,” tegas Erwan.

Penemuan ini menjadi salah satu yang terbesar di wilayah Pegunungan Bintang dalam beberapa bulan terakhir.

Sebelumnya, aparat juga sempat menemukan sejumlah ladang ganja skala kecil di distrik lain, namun jumlahnya tidak sebanyak kali ini.

Selain menjadi ancaman hukum, keberadaan ladang ganja ini juga dikhawatirkan merusak generasi muda di daerah perbatasan yang selama ini tengah digalakkan dengan berbagai program pembinaan dan pendidikan.

Letkol Erwan menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperketat patroli di titik-titik rawan, terutama di kawasan hutan dan perbukitan yang berpotensi dijadikan tempat persembunyian atau lokasi aktivitas terlarang.

“Kami akan terus menjaga wilayah perbatasan dari berbagai bentuk pelanggaran hukum, termasuk penyelundupan dan peredaran narkotika. Ini bagian dari tanggung jawab kami untuk melindungi masyarakat dan masa depan generasi muda Papua,” ujarnya.

TNI juga mengajak masyarakat sekitar untuk lebih waspada dan segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan di wilayah mereka. Kolaborasi antara aparat dan warga diyakini menjadi kunci utama untuk menekan peredaran narkotika di daerah pegunungan yang sulit dijangkau.

Dengan pengungkapan ladang ganja terbesar ini, TNI berharap menjadi peringatan keras bagi jaringan pengedar yang mencoba memanfaatkan daerah perbatasan. Papua Pegunungan bukan tempat bagi aktivitas ilegal, melainkan tanah yang harus dijaga bersama demi keamanan dan masa depan bangsa.

Klik Disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *